Categories
Canon Kamera

Canon Inspic, Kamera Yang Bisa Langsung Ngeprint Hasil Jepretan

Bagi penggila fotografi kehadiran Canon Inspic mungkin dapat membantu mereka memiliki lembaran foto asli dalam waktu yang relatif singkat. Canon beberapa hari yang lalu resmi menggandeng kamera “2 in 1” terbarunya ke Indonesia yakni iNSPIC S DAN iNSPIC C.
Kamera tersebut diperuntukkan bagi generasi muda yang pengen menciptakan sensasi beda di kehidupan mereka, dengan kamera ini mereka dapat mengambil foto, mencetak dan langsung membagikannya ke teman atau keluarga mereka.
Kamera saku seri iNSPIC ini setelah menjepret foto, maka bisa langsung mencetak foto dari kamera tersebut. Lalu apa perbedaan dari kamera iNSPIC S dan iNSPIC C?
Canon iNSPIC
Canon iNSPIC

Canon iNSPIC S
iNSPIC S membawa kamera beresulusi 8 megapiksel yang dilengkapi dengan built-in ring light LED yang melingkari lensa kamera guna memaksimalkan kamera dalam kondisi gelap.
Di sekeliling lensa kamera juga terdapat materaial yang serupa kaca, sehingga dapat membantu pengguna ketika akan berfoto selfie.
Canon iNSPIC S dilengkapi dengan koneksi Bluetooth yang memungkinkan pengguna dapat menyambungkannya ke smartphone melalui Canon Mini Print. Sehingga pengguna dapat langsung mengirim bahkan mengedit foto hasil jepretan.
Canon iNSPIC C
iNSPIC C memiliki spesifikasi dibawah iNSPIC S dengan kamera beresolusi 5 megapiksel dan memiliki satu buah LED flash.
Kemudian perbedaan dengan iNSPIC S adalah pada seri C tidak terdapat konektivitas bluetooth. Sehingga tidak dapat langsung tersambung dengan Canon Mini Print.
Untuk hasil foto, kedua kamera ini mampu menampun 10 lembar kertas foto.
Berapa harga kamera Canon iNSPIC S dan iNSPIC C?
Kedua kamera saku ini bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau, untuk iNSPIC S berada di kisaran Rp 2,5 juta dan untuk iNSPIC C sekitar Rp 1,9 Juta.
Pengguna juga akan mendapatkan kertas foto sebanyak 10 lembar, untuk selanjutnya dapat membeli kerta foto untuk Canon iNSPIC dengan harga Rp 160.000 untuk 1 kotaknya yang berisi 20 lembar.
Categories
Tutorial Tutorial Komputer

Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Instal Aplikasi

Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Instal Aplikasi – Ketika kita ingin mengupload gambar atau foto kemudian ada tulisan bertuliskan “Maaf file Anda terlalu besar”. Maka mau tidak mau harus kita kecilkan ukurannya, dapat dengan mengkompress gambar tersebut menggunakan aplikasi khusus untuk mengkompress gambar. 
Selain dengan aplikasi khusus, mengecilkan ukuran gambar bisa secara online. Caranya cukup kalian ketikkan di google dengan keyword “compress picture” atau “compress jpg”. Hasilnya compress via online ini cukup lumayan bagus, hanya saja terkadang file yang sudah di kompres terlalu kecil ukurannya.
Paling mudah mengecilkan ukuran gambar tanpa instal aplikasi adalah dengan menggunakan PAINT. Mungkin banyak yang ngga tahu kalau Paint yang digunakan untuk menggambar ini bisa untuk mengecilkan ukuran gambar.
Saya awalnya juga tidak percaya kalau Paint ternyata bisa untuk mengecilkan ukuran gambar, dan menariknya kita bisa mengatur mau dikompress berapa persen. Penasaran bagaimana caranya? Simak artikel tentang cara mengecilkan ukuran gambar tanpa instal aplikasi berikut ini :
Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Instal Aplikasi
1. Buka folder tempat gambar yang akan di kompress, kemudian klik kanan pada gambar tersebut dan pilih “Open With” kemudian pilih “Paint”.
Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Instal Aplikasi
Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Instal Aplikasi
2. Setelah kebuka kemudian pilih “Resize”.
Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Instal Aplikasi
Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Instal Aplikasi
3. Tuliskan 80 untuk mengecilkan ukuran sebanyak 20%, atau 50 untuk mengecilkan ukuran sebanyak 50%. Sesuaikan dengan kebutuhan kalian. Setelah itu klik “OK”.
Mengecilkan ukuran gambar
Mengecilkan ukuran gambar
 
4. Klik save dan cek ukuran (size) terakhir. 
Jika berhasil maka ukurannya akan berkurang, bagaimana jika terlalu kecil? Besarkan ukurannya saja, tulis 120 atau 130 maka ukurannya akan bertambah besar.
Baca juga : Cara Mengetahui Total RAM di PC atau Laptop
Demikian cara mengecilkan ukuran gambar tanpa instal aplikasi, semoga dapat membantu kalian semua yang sedang berusaha untuk mengkompress gambar atau foto. Jika cara ini berhasil, bantu like fanspage kami di facebook ya.
Categories
Kompasiana Tutorial

Cara Mendapatkan Uang Melalui Kompasiana.com

Cara Mendapatkan Uang dari Kompasiana.com – Kompasiana.com adalah salah satu platform blogging yang masih menjadi satu bagian dari kompas.com. Mulai bulan Januari 2019 kemarin, kompasiana.com melakukan terobosan baru untuk menambah semangat para kompasianer (blogger di kompasiana) dalam menulis artikel. Salah satunya adalah dengan memberikan reward bagi kompasianer yang berhasil mendapatkan minimal 3000 views selama satu bulan untuk semua artikel yang diterbitkan dalam bulan tersebut.
Menariknya kompasiana.com juga memberikan double reward untuk artikel yang masuk ke dalam topik pilihan, sehingga kesempatan semakin besar untuk mendapatkan reward dari kompasiana.com ini. Selain melalui reward, masih ada beberapa cara lain untuk mendapatkan uang melalui kompasiana.com, berikut ini adalah ulasannya :
Cara Mendapatkan Uang dari Kompasiana.com
Kompasiana.com
Di atas adalah akun kompasiana saya, kalian bisa mengunjungi profil saya di link berikut ini : Profil Rahmad Hidayat di Kompasiana.com
1. K-Reward Setiap Bulan
Seperti yang sudah kami singgung di atas bahwa salah satu cara mendapatkan uang adalah dengan memanfaatkan K-Reward di kompasiana. Kunci sukses untuk mendapatkan K-Reward ini adalah banyak-banyak posting artikel, terutama pada topik-topik pilihan yang sudah dibuat oleh pihak kompasiana. 
Syarat agar kita bisa mendapatkan K-Reward ini adalah akun kita tervalidasi, dan minimal mencapai 3000 views untuk semua artikel yang dipublikasikan pada periode K-Reward. K-Reward akan dihitung setiap bulannya, dengan kata lain minimal kita harus mencapai 3000 views setiap bulannya.
Rata-rata dari 3000 views akan mendapatkan uang sebesar Rp 30k sampai Rp 60k. Jika 3000 views itu mampu kita kumpulkan melalui 3 artikel (1000 views/artikel) maka dengan 60 artikel (2 artikel/hari) kita mampu mendapatkan 60.000 views yang jika di kalkulasikan dalam rupiah bisa Rp 600.000 – Rp 1.200.000.-
Tapi ingat, karena waktunya hanya satu bulan maka satu minggu terakhir lebih baik kita kosongkan dan publish artikel kita majukan. Biar tidak kosong, maka dalam satu minggu terakhir itu kita buat amunisi untuk bulan depan.
Kompasiana.com memiliki posisi yang cukup bagus di SERP, tidak perlu lagi optimasi yang berarti seperti pada website atau blog pribadi. Sehingga kita buat keyword asal-asalan saja sudah bisa nangkring di google. Untuk itulah di kompasiana kita bisa memaksimalkan 3 hal ini :
  • Topik yang sedak viral
  • Topik yang masuk google trend
  • Topik yang sekiranya banyak dicari di bulan tersebut (misal : puasa ramadhan, sbmptn, dll)
Ini adalah daftar peraih K-Reward selama bulan Juni 2019. Peraih tertinggi adalah Endro S Efendi yang mendapatkan reward sebesar Rp 4.848.844. Setelah saya cek ternyata berkat sebuah artikel yang berjudul Tahun 2020 Menikah Dengan Sistem Zonasi, sampai saat ini artikel tersebut mampu mengumpulkan views sebanyak 90.000 views. Woww.

Peraih K-Reward Bulan Juni 2019
Peraih K-Reward Bulan Juni 2019

2. Blog Competition

Kompasiana.com selalu rutin mengadakan blog competition (lomba blog) dengan hadiah jutaan rupiah setiap bulannya, kalian bisa mengikuti kompetisi ini. Tak perlu minder dengan para senior-senior di kompasiana, yang pentik kalian bisa menyajikan konten yang terbaik.
Kunci dari keberhasilan menang di blog competition ini adalah membuat artikel dengan ide yang menarik, kualitas terbaik dengan infografis yang menarik pula.
3. Content Creator
Kompasiana.com bentar lagi akan memberikan sebuah fitur yang memudahkan kerjasama antara content creator dengan pengiklan. Jika kalian memiliki followers dan artikel yang banyak, bisa saja advertiser tertarik kepada kalian, dan meminta kalian membuat sebuah content yang kemudian di publish di akun kompasiana kalian.
Gimanaa.. itu adalah beberapa cara mendapatkan uang dari kompasiana.com. Apakah tertarik untuk mencoba? Hayukkk, jangan sampai ketinggalan yaa..
Categories
Lifestyle

5 Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Anak Muda

5 Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Anak Muda – Sebuah kebiasaan yang dilakukan secara terus menerus akan menjadi gaya hidup, dan jika itu kebiasaan yang kurang baik maka akan berdampak buruk pada kehidupan kita. Sebagai contoh biasa mandi 1 kali sehari, maka itu bisa menjadi gaya hidup kita dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan kita seperti panuan :v.
Untuk itulah sejak dini sebaiknya kita melakukan kebiasaan-kebiasaan baik, agar menjadi gaya hidup kita yang akan berdampak baik bagi diri kita pribadi. Ahmaddzaki.id telah merangkum beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari anak muda dalam artikel ini, sebenarnya tidak hanya 5 kebiasaan buruk ini saja tapi semua kebiasaan buruk kalau bisa yaa jangan kita biasakan. Semoga kita melawan kebiasan buruk ini yaa, he he..

5 Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Anak Muda

5 kebiasaan buruk anak muda yang harus dihindari
Sumber : pixabay.com

1. Datang tidak tepat waktu
Sering terlambat dan tidak tepat waktu adalah kebiasaan buruk anak muda yang harus dihilangkan, ketidak disiplinan ini akan sangat terasa ketika nanti sudah bekerja. Ketika bekerja, kita akan dituntut untuk selalu disiplin dan tepat waktu, jika kita sering telat bukan tidak mungkin kita akan dipecat.
 
2. Takut sebelum mencoba
Anak muda adalah saatnya untuk bereksplorasi dan coba-coba. Tapi mencobalah hal-hal yang baik, dari hasil mencoba itu akan dapat pengalaman berharga. Dan satu yang perlu di ingat “ngga perlu takut untuk mencoba”.

3. Tidak berani menolak
Kebiasaan anak muda yang harus dihindari adalah tidak berani menolak. Padahal menolak itu juga perlu lhoo, apalagi menolak untuk berbuat yang tidak baik, sudah pasti hukumnya wajib. Kita juga harus berani menolak ketika kita ditawarkan sesuatu yang diluar kemampuan kita.
4. Pemalu
Kebiasaan anak muda adalah malu-malu kucing, terutama untuk bicara di depan umum, bahkan sering kali ditemui anak muda malu untuk bicara pada guru, pak lurah atau orang yang lebih tua. Nahhh, mulai dari sekarang jadilah berani dan jangan malu-malu yaa.. Tapi ya jangan malu-maluin jugaa, harus punya etika.
5. Sulit fokus terhadap sesuatu
Kebiasaan anak muda yang buruk adalah mudah terpengaruhi, sehingga agak susah untuk fokus terhadap sesuatu hal. Padahal, fokus itu diperlukan untuk mencapai kesuksesan. Jika satu saja belum berhasil, masak sudah berpindah ke yang lain?
Nahh, itu adalah 5 Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Anak Muda. Semoga kita memiliki kebiasaan yang baik-baik yaa..
Categories
Berita Unik

7 Barang Yang Saat Ini Dianggap “Jadul” Oleh Millennials

7 Barang Yang Saat Ini Dianggap “Jadul” Oleh Millennials – Seiring perkembangan zaman dan teknologi penggunaan barang-barang tertentu mulai ditinggalkan dan berganti ke barang yang dianggap lebih canggih dan modern. Barang yang mulai tergantikan oleh kecanggihan teknologi ini sering disebut sebagai barang “jadul” atau “kuno”.
Barang jadul merupakan barang jaman dulu yang saat ini orang yang menggunakannya semakin sedikit, bahkan tidak ada. Apa saja 7 barang yang saat ini dianggap jadul oleh millennials?

7 Barang Yang Saat Ini Dianggap “Jadul” Oleh Millennials

7 Barang Yang Saat Ini Dianggap "Jadul" Oleh Millennials
Sumber : fimela.com
1. Telepon Rumah
Masih adakah yang punya telepon rumah? Mungkin sudah jarang sekali yaa, ketika dulu telepon rumah itu ditaruh di ruang tamu agar keliatan “wow”, kini telepon rumah sudah dianggap biasa bahkan kuno. Hal itu karena adanya telepon seluler dan smartphone yang lebih canggih dan ekonomis. 
2. Jam weker
Biar ngga kesiangan bangun tidurnya, dulu sering banget pakai jam weker. Menjelang tidur, aktifkan alarm pada jam weker. Di putar-putar sesuai dengan keinginan pada jam berapa alaram akan berbunyi. Tapi, lagi-lagi semenjak adanya smartphone alarm tak perlu pakai jam weker. Karena dalam smartphone ada alarm, bahkan lebih canggih karena nada, waktu dan pengulangannya bisa kita atur.
3. Buku Diary
Walaupun bagi sebagian orang ini masih berguna, tapi buku diary ini mulai tergantikan oleh catatan online, blog, sosial media sampai wattpad. 
4. DVD Player
Dulu sering banget pakai dvd player untuk memutar music atau film, tapi kini jarang banget deh kayaknya. Lebih suka nonton YouTuber dan dengerin musik lewat Joox, wkwk.
5. PS (Play Station)
Hayoo siapa nih yang suka main PS? Walaupun masih banyak yang suka main PS, tapi sadar ngga sih jika peminatnya kian hari semakin menurun. Emmm mungkin penyebabnya karena ada game di smartphone kali yaa, seperti mobile legend, PUBG dll.
6. Teplok / Sentir
Masih ingat ngga jaman-jaman dulu ketika mati listrik pakainya teplok / sentir? Itu tu yang pakai minyak tanah di bagian bawahnya terus ada sumbunya. Tapi itu udah jadul, sekarang kan jamannya pakai lampu emergency.
7. Majalah
Hanya terdapat beberapa majalah saja yang masih tersisa, sisanya termakan oleh bebasnya media di internet. Salah satunya majalah BoBo, kalian pasti tahu kan majalah yang satu ini? Sekarang gimana yaa kabarnya? he he.
Baca juga : 7 Kado Pernikahan Yang Tidak Hanya Unik tapi juga Berguna
Okeee gan sis, itu adalah 7 barang yang saat ini dianggap “jadul” oleh para millennials, menurut kamu barang mana yang paling jadul nih?