Alat Promosi Menurut Kotler dan Keller (2016)

Menurut Kotler dan Keller (2016) dalam komunikasi marketing pemahaman semasing alat promo sebagai berikut ini:

1. Advertising (Periklanan)

Tiap dibayarkan dari presentasi non individual dan promo inspirasi, barang, atau layanan oleh sponsor yang terdeteksi lewat medium yang diciptakan (koran dan majalah), medium penayangan (radio dan televisi), media jaringan (telephone, kabel, satelit, nirkabel), medium electonik (rekaman, rekaman video, videodisk, CD- ROM, halaman Web), dan media display (billboard, tandatanda, poster).

Advertising atau iklan ialah semua wujud pengutaraan pesan secara komersial. Ada banyak wujud dari iklan yakni:

a. Ambient advertensi.

Pesan – pesan yang terpasang berbentuk – wujud spesifik di pada lingkungan kehidupan warga. Contoh: pesan iklan dalam ticket bus, nota pembayaran, dll.

b. Press advertising

Pesan iklan yang tampil pada medium berita.

c. TV advertensi

Pesan iklan yang tampil pada celah – celah interval program tayangan tv.

d. Radio advertensi.

Pesan iklan yang tampil pada celah – celah interval program tayangan radio.

e. Outdoor advertensi.

Pesan iklan di ruangan terbuka seperti billboard, halte bus, dll.

f. Transport periklanan (inside and outside).

Pesan iklan pada alat dan fasilitas angkutan umum baik dalam ruangan atau di luar angkutan umum. Contoh: iklan pada tubuh bus dan iklan dalam ruangan bus.

2. Hubungan Masyarakat & Publisitas

Satu variety program ditujukan secara intern untuk employces perusahaan atau external untuk konsumen setia, beberapa bentuk lain, pemerintahan, dan medium untuk mempromokan produk citra company atau komunikasi produk pribadi.

Adalah wujud usaha atau rutinitas yang berkepanjangan dan terencana dengan arah untuk membuat dan menjaga kemauan baik dan pengetahuan yang sama-sama memberikan keuntungan di antara faksi perusahaan dengan warga.

Peranan kehumasan dipakai lewat press release yakni penjabaran narasi atau info yang terkait dengan rutinitas, prestasi, dan hal – hal-hal lain dari perusahaan. Rutinitas ini berguna dalam membuat, meningkatkan, dan menjaga corporate identity (identitas perusahaan).

3. Sales Promotion (Promosi Penjualan)

Promosi penjualan ialah semua jenis rutinitas yang dibuat untuk tingkatkan pemasaran periode pendek. Bermacam stimulan periode pendek untuk menggerakkan eksperimen atau pembelian produk atau service terhitung promo konsumen setia (seperti contoh, coupon, dan premi), promo perdagangan (seperti iklan dan display sokongan), dan usaha dan pemasaran pasukan promo (kontes untuk repetisi dipasarkan).

Rutinitas itu bisa dikerjakan lewat penyelenggaraan satu moment atau pameran (exhibition) atau lewat penawaran telephone (telemarketing dan sales call) dengan sumber data dari database (database pemasaran).

4. Personal Selling (Direct Marketing)

Pemasaran individual dan pemasaran langsung ialah rutinitas pemasaran produk dengan bertemu muka dengan 1 atau bisa lebih calon pegawai untuk maksud membuat presentasi, menjawab pertanyaan, dan penyediaan pesanan. Bisa dikerjakan lewat telemarketing, atau internet ke sasaran customer detil atau spesifik.

5. Events and Experiences (Acara dan Pengalaman)

adalah aktivitas dan program yang direncanakan untuk membuat komunikasi perusahaan yang didukung atau berkaitan hubungan merk dengan consumers, terhitung olahraga, seni, entertaiment, dan hidangan acara dan aktivitas yang kurang resmi.

6. Online and Social Media Pemasaran (Online dan Marketing Medium Sosial)

Adalah aktivitas online dan program yang direncanakan untuk menyertakan konsumen setia atau potensial langsung atau mungkin tidak langsung untuk tingkatkan kesadaran, tingkatkan citra, atau memunculkan pemasaran produk dan service. Mobile Pemasaran (Marketing dengan Gerakan). Satu wujud spesial dari internet marketing yang tempatkan komunikasi pada hp customer mobile, hp android, atau tablet.

7. Direct and Database Marketing (Marketing Langsung dan Basis data).

Pemakaian mail, telephone, fax e-mail, atau internet untuk berbicara langsung dengan atau minta respon atau diskusi kepada konsumen yang spesifik atau konsumen potensial.